Rp357 Miliar Digelontorkan! Pengamanan Tebing Krueng Meureubo dan Woyla Masuk Tender
ACEH BARAT – Kabar gembira bagi masyarakat Aceh Barat. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mulai membuka tender proyek pengamanan tebing Krueng Meureubo dan Krueng Woyla dengan total anggaran fantastis mencapai Rp357 miliar, Minggu (23/8/2026).
Proyek ini menjadi harapan baru bagi masyarakat di kawasan rawan gerusan sungai yang selama ini mengancam permukiman warga, lahan perkebunan hingga akses jalan.
Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp230 miliar dialokasikan untuk pengamanan tebing Krueng Meureubo, meliputi kawasan Pante Ceureumen, Kaway XVI hingga Meureubo.
Sementara sekitar Rp127 miliar disiapkan untuk pengamanan tebing Krueng Woyla, mulai dari Woyla hingga Sungai Mas.
Pembangunan tersebut direncanakan menggunakan skema tahun jamak atau multiyears 2026–2028.
Masuknya proyek senilai ratusan miliar rupiah ini ke tahap tender menjadi kabar penting bagi Aceh Barat. Pasalnya, di sejumlah titik, gerusan sungai terus mengancam rumah warga, lahan produktif dan infrastruktur jalan.
Masyarakat kini berharap proyek tersebut tidak hanya berhenti di tahap tender, tetapi segera terealisasi, dikerjakan dengan kualitas terbaik dan tepat sasaran.
Rp357 miliar bukan angka kecil. Karena itu, proyek ini diharapkan benar-benar menjadi solusi nyata untuk melindungi masyarakat Aceh Barat dari ancaman gerusan dan abrasi sungai.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles