Realisasi TKD 2026 Capai 56 Persen, Aceh Barat Optimistis Rampung Tepat Waktu

Pemerintah 07 Sep 2026 18:16 3 min read 38 views By Nauval Farabi
Realisasi TKD 2026 Capai 56 Persen, Aceh Barat Optimistis Rampung Tepat Waktu
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026.

Share berita ini

ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026. Upaya tersebut dibahas dalam rapat intervensi peningkatan realisasi TKD yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, di sejumlah lokasi, Senin (7/9/2026).

Rapat digelar di Aula Dinas Kesehatan, Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Aula Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Aceh Barat didampingi Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Ruswaidi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Wistha Nowar, serta Asisten Administrasi Umum, Safrizal.

Kurdi mengatakan, rapat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengidentifikasi sekaligus mempercepat pelaksanaan seluruh paket kegiatan yang bersumber dari TKD tahun 2026.

“Total paket kita ada sekitar 320 paket dengan pagu anggaran sekitar Rp68 miliar. Mudah-mudahan dengan adanya rapat hari ini ada pergerakan pada paket fisik dan sebagainya di masing-masing SKPK,” ujar Kurdi.

Ia menjelaskan, hingga 31 Agustus 2026, secara keseluruhan realisasi fisik maupun keuangan TKD Aceh Barat yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) telah mencapai sekitar 56 persen.

Menurutnya, pemerintah daerah juga melakukan identifikasi terhadap paket kegiatan yang masih berstatus merah, terutama kegiatan yang proses pengadaannya belum selesai akibat tahapan perencanaan maupun adanya revisi desain.

“Alhamdulillah tadi kita dengar dalam rapat seluruh paket sudah dalam proses pengadaan,” katanya.

Selain proses pengadaan, Pemkab Aceh Barat juga akan mencermati kesesuaian antara realisasi keuangan dan realisasi fisik setiap kegiatan. Jika progres fisik telah tinggi sementara realisasi keuangan masih rendah, SKPK terkait akan didorong untuk segera melakukan pencairan sesuai dengan progres pekerjaan.

“Kita akan melihat jarak antara realisasi keuangan dengan realisasi fisik. Kalau fisiknya sudah tinggi sementara keuangannya masih rendah, akan didorong agar SKPK terkait dapat melakukan pencairan sesuai progres fisik yang ada,” jelasnya.

Kurdi juga meminta SKPK dan pelaksana kegiatan melakukan percepatan pekerjaan di lapangan, khususnya pada paket yang telah berjalan. Penambahan tenaga kerja maupun penerapan sistem kerja tambahan atau shift dinilai dapat menjadi langkah untuk mengejar target penyelesaian.

“Selanjutnya kita meminta untuk percepatan di lapangan pada paket yang sudah berjalan untuk menambah tenaga kerjanya atau melakukan tambahan shift pekerjaan agar pekerjaan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Kurdi optimistis seluruh paket kegiatan yang bersumber dari TKD tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai target sebelum penutupan anggaran pada 10 Desember 2026.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap realisasi TKD akan terus dilakukan secara berkala. Pada pekan depan, Pemkab Aceh Barat juga dijadwalkan menggelar rapat pimpinan (Rapim) yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat.

“Mudah-mudahan dengan adanya rapat hari ini kita lihat ada pergerakan, terutama pada paket-paket fisik, pengadaan dan sebagainya di masing-masing SKPK,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini