Dr. Said Syahrul Serap Aspirasi Warga: Dari Pencemaran Sungai Hingga Bus Sekolah

Pemerintah 01 Aug 2026 14:17 2 min read 534 views By Redaktur Yusuf
Dr. Said Syahrul Serap Aspirasi Warga: Dari Pencemaran Sungai Hingga Bus Sekolah
NAGAN RAYA – Berbagai persoalan dan harapan masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses III Anggota DPRK Nagan Raya Dr. Said Syahrul Rahmad, SH, MH yang...

Share berita ini

NAGAN RAYA – Berbagai persoalan dan harapan masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses III Anggota DPRK Nagan Raya Dr. Said Syahrul Rahmad, SH, MH yang diadakan di Kecamatan Seunagan Timur, Sabtu (1/8/2026).

Dialog berlangsung hangat. Warga memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan langsung usulan di bidang pendidikan, keagamaan, lingkungan, hingga infrastruktur.

Di sektor pendidikan dan keagamaan, warga meminta DPRK memperjuangkan perbaikan sarana dan prasarana di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya yang dinilai masih terbatas.

Masyarakat juga mengusulkan program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Tak hanya itu, mereka berharap pemerintah memberi penghargaan kepada pegawai berprestasi, baik akademik maupun non-akademik.

Usulan lain yang mengemuka adalah adanya bantuan khusus untuk madrasah di Nagan Raya. Warga berharap Dr. Said Syahrul dapat memperjuangkan ketahanan anggaran agar kualitas pendidikan madrasah semakin baik.

Persoalan lingkungan juga serta. Warga mengajukan dugaan pencemaran sungai yang hampir setiap tahun terjadi di Seunagan Timur dan diduga berasal dari aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Mereka meminta DPRK mengambil langkah tegas agar keadaan ini tidak terulang kembali.

Di bidang infrastruktur, masyarakat menilai Seunagan Timur masih tertinggal. Dua usulan utama disampaikan, hadirnya layanan perbankan dan ATM, serta penambahan armada bus sekolah untuk mempermudah akses pelajar.

Warga juga meminta pemerintah daerah memberikan anggaran kepada instansi vertikal di daerah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi masukan tersebut, Dr. Said Syahrul Rahmad menegaskan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan di DPRK.

“Reses ini adalah ruang kami mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan akan kami bawa ke DPRK untuk dibahas melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan pembentukan kebijakan bersama Pemda dan instansi terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, permasalahan pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kualitas kehidupan masyarakat.

“Kami akan mengawali setiap usulan yang menjadi kewenangan Pemda. Untuk yang mencakup instansi vertikal, kami akan berkoordinasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat. Harapan kami, aspirasi warga Seunagan Timur dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” tutupnya.


(Zulkarnaini)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini