PKM USM: Latih Kreativitas Anak Lewat Pembuatan Sabun Cair Ramah Lingkungan
BANDA ACEH – Program Studi Teknik Kimia dan Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Universitas Serambi Mekkah (USM) melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Eco-Enzim di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, Banda Aceh.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam memberikan edukasi, keterampilan praktis, dan pengalaman belajar yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
60 Peserta Ikuti Pelatihan
Kegiatan diikuti sekitar 60 peserta terdiri dari anak-anak UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, dosen, mahasiswa, dan tim pelaksana PKM USM.
Pelatihan tidak hanya mengedukasi tentang kebersihan dan higienitas, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kemandirian, life skill, dan jiwa kewirausahaan anak. Sabun cair eco-enzim dipilih karena aplikatif, mudah dipraktikkan, bernilai guna, dan punya potensi ekonomi.
Demonstrasi Hingga Praktik Langsung
Acara dimulai dengan pemaparan pentingnya menjaga kebersihan dan manfaat sabun cair. Tim kemudian melakukan demonstrasi pembuatan sabun cair eco-enzim, dilanjutkan praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan dosen dan mahasiswa.
Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pencampuran bahan hingga pengemasan produk. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Kontribusi Nyata Kampus Untuk Masyarakat
Ketua Prodi Teknik Kimia USM, Zulhaini Sartika, S.T., M.T. mengatakan PKM adalah bentuk nyata transformasi ilmu menjadi keterampilan.
"Kegiatan ini menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, sekaligus sarana pembelajaran bersama. Melalui pelatihan sederhana, anak-anak dapat belajar bekerja sama dan mengenal bahwa ilmu bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat," ujarnya dalam pers rilis yang di terima beritaacehterkini.com, Senin (10/8/2026).
Sementara itu Ketua Prodi Magister PSL, Dr. Ir. Saisa, S.T., M.T menekankan pentingnya kolaborasi yang mengintegrasikan keterampilan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.sebutnya.
Dalam kesempatan itu Kepala UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, Dr. Hasrati, S.E., M.M. mendukung penuh kegiatan ini. Dukungan mitra, antusiasme peserta, dan kesiapan alat dari tim menjadi kunci kelancaran.
Bagi mahasiswa Teknik Kimia, PKM ini juga menjadi ruang belajar langsung. Mereka terlibat mulai dari persiapan, pendampingan, penyampaian materi, dokumentasi, hingga pengemasan. Ini melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan berjalan sesuai rencana. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan mampu mempraktikkan pembuatan sabun cair. Ke depan, tim merekomendasikan penambahan waktu praktik dan pengembangan tema life skill lainnya.
Melalui kegiatan ini, USM menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles