Pemkab Aceh Barat Komitmen Tingkatkan Mutu RSUD CND, Layanan Jantung Jadi Perhatian

Pemerintah 15 Aug 2026 15:43 3 min read 61 views By Nauval Farabi
Pemkab Aceh Barat Komitmen Tingkatkan Mutu RSUD CND, Layanan Jantung Jadi Perhatian
ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi tenaga medis dan pe...

Share berita ini

ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi tenaga medis dan pengembangan fasilitas rumah sakit. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui seminar ilmiah bertema Comprehensive Acute Cardiac Care Management yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD CND tersebut dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., M.H., yang mewakili Bupati Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Kurdi menyampaikan apresiasi kepada jajaran RSUD CND yang terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan, baik melalui pengembangan sarana dan prasarana maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Menurutnya, seminar ilmiah menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan tenaga kesehatan, terutama dalam menghadapi pasien dengan kondisi kegawatdaruratan jantung yang membutuhkan penanganan secara cepat dan terintegrasi.

“Dalam kondisi kegawatdaruratan, kecepatan waktu, ketepatan diagnosis, keputusan klinis serta koordinasi antarprofesi menjadi faktor yang sangat menentukan keselamatan pasien,” ujar Kurdi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai langkah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD CND.

Kurdi juga menyampaikan bahwa pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Aceh Barat bersama jajaran RSUD CND akan meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang telah dipersiapkan.

“Insyaallah pada 17 Agustus nanti kita akan bersama-sama kembali meresmikan fasilitas pelayanan kesehatan RSUD CND. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan rumah sakit bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Ia berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai forum peningkatan pengetahuan dan wawasan medis, tetapi dapat menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan.

Mulai dari sistem rujukan, komunikasi antarunit, kesiapsiagaan tenaga kesehatan hingga kolaborasi antarprofesi, menurut Kurdi, perlu terus diperkuat agar pelayanan terhadap pasien semakin cepat dan efektif.

“Kita juga berharap berbagai layanan dan progres yang ada dapat menjadi bahan diskusi bersama. Di sisi lain, SDM maupun sarana dan prasarana juga perlu terus di-upgrade, khususnya di RSUD CND,” ujarnya.

Usai membuka seminar, Kurdi bersama Direktur RSUD CND dr. Akbar Siregar, Sp.PD dan jajaran manajemen rumah sakit turut mengunjungi sejumlah pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing. Mereka menyempatkan diri menyapa dan memberikan semangat kepada para pasien.

Sementara itu, Direktur RSUD CND dr. Akbar Siregar, Sp.PD mengatakan, seminar mengenai penanganan kegawatdaruratan jantung tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Seminar tersebut diikuti enam peserta yang terdiri dari para dokter yang bertugas di rumah sakit maupun Puskesmas di wilayah Aceh Barat.

Selain seminar, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan operasi bibir sumbing bagi masyarakat.

“Besok kita juga akan melihat dan meninjau ruang kateterisasi jantung. Kemudian setelah upacara 17 Agustus, insyaallah kita akan meresmikan unit layanan jantung, UGD, ambulans, ruang ICVCU dan ruang rawat bersama,” kata Akbar.

Ia menjelaskan, keberadaan layanan kateterisasi jantung menjadi bagian dari pengembangan pelayanan RSUD CND yang telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu. Dengan beroperasinya fasilitas tersebut, masyarakat Aceh Barat diharapkan tidak lagi harus selalu dirujuk ke Banda Aceh untuk mendapatkan tindakan tertentu terkait penyakit jantung.

“Tujuannya salah satunya untuk mengurangi angka kematian pasien jantung yang selama ini harus kita rujuk ke Banda Aceh. Pasien yang dirujuk ke sana cenderung merupakan pasien yang membutuhkan pemasangan ring jantung. Alhamdulillah, mudah-mudahan di tempat kita ini nantinya sudah bisa dilakukan,” ujarnya.

Pengembangan layanan tersebut diharapkan menjadi langkah penting bagi RSUD CND dalam memperkuat pelayanan jantung sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik di Aceh Barat.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini