Kadis Pertanian Nagan Raya Tanam Padi Model PM-AAS, 1.261 Hektare Dialokasikan di Lima Kecamatan

Pemerintah 08 Aug 2026 12:49 2 min read 121 views By Zulkarnaini
Kadis Pertanian Nagan Raya Tanam Padi Model PM-AAS, 1.261 Hektare Dialokasikan di Lima Kecamatan
NAGAN RAYA- Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan Pertanian Modern-Advanced Agriculture Syste...

Share berita ini

NAGAN RAYA- Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS).

Salah satu penerapannya dilakukan melalui penanaman padi di Gapoktan Alu Geuleugo, Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (08/08/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri dan dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E. bersama jajaran serta kelompok tani setempat.

Program PM-AAS diarahkan untuk meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya modern, mekanisasi pertanian, sistem tanam jajar legowo, serta pengelolaan budidaya yang lebih efektif dan presisi.

Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi gabah secara signifikan. Jika diterapkan secara luas dan konsisten, peningkatan produktivitas tersebut berpotensi menambah produksi hingga puluhan ton gabah, sehingga turut memperkuat cadangan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kadis Pertanian Nagan Raya, Marzuki, S.E., mengatakan program PM-AAS mendapat perhatian dari Kementerian Pertanian dengan alokasi lahan mencapai 1.261 hektare yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Nagan Raya.

“Untuk program PM-AAS ini, pihak kementerian akan mengalokasikan sekitar 1.261 hektare yang tersebar di lima kecamatan. Alhamdulillah, pemerintah daerah akan terus mendukung program ini,” ujar Marzuki.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah tidak hanya sebatas pelaksanaan program, tetapi juga diharapkan dapat mendorong petani untuk mengenal dan mengadopsi teknologi pertanian modern secara bertahap.

“Kita berharap ke depan program ini dapat terus berkembang dan pada suatu saat seluruh petani di Nagan Raya dapat mengadopsi sistem pertanian modern seperti PM-AAS,” lanjutnya.

Ia menambahkan, modernisasi pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk menghadapi tantangan sektor pangan sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani dan para petani, penerapan PM-AAS diharapkan mampu menjadi salah satu model pengembangan pertanian modern di Kabupaten Nagan Raya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini