HUT RI ke-81 Jadi Momentum Kebangkitan RSUD Cut Nyak Dhien, Cath Lab yang Mangkrak 8 Tahun Kini Kembali Difungsikan
ACEH BARAT - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Usai memimpin upacara peringatan HUT RI di Lapangan Teuku Umar Meulaboh, Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., langsung menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien untuk meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan yang telah disiapkan bagi masyarakat.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian utama adalah Cath Lab, fasilitas untuk mendukung penanganan pasien dengan penyakit jantung. Fasilitas tersebut sebelumnya telah dibeli pada 2018 dengan nilai sekitar Rp11 miliar, namun tidak pernah difungsikan sejak pertama kali dibeli.
Selama kurang lebih delapan tahun, Cath Lab tersebut terbengkalai hingga mengalami kerusakan berat. Kini, setelah dilakukan berbagai upaya pembenahan, fasilitas tersebut akhirnya dapat kembali difungsikan dan bahkan telah mulai digunakan untuk menangani pasien dengan gangguan jantung.
Bupati Tarmizi menyebut pengoperasian kembali Cath Lab tersebut merupakan salah satu kado terindah bagi masyarakat Aceh Barat dalam momentum HUT RI ke-81.
“Alhamdulillah, pada momentum HUT RI ke-81 ini kita bisa memfungsikan kembali Cath Lab yang sudah delapan tahun tidak digunakan. Yang lebih membanggakan, ini bisa kita lakukan tanpa menggunakan dana APBK maupun dana rumah sakit,” ujar Tarmizi.
Selain Cath Lab, Pemkab Aceh Barat juga meresmikan peningkatan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cut Nyak Dhien. Kapasitas tempat tidur yang sebelumnya hanya 15 unit kini bertambah menjadi 25 unit, dengan dukungan ruangan yang lebih representatif, tempat tidur yang lebih baik serta fasilitas kamar mandi yang memadai.
Peningkatan tersebut diharapkan mampu membuat IGD lebih siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika terjadi peningkatan jumlah pasien yang membutuhkan penanganan segera.
Tidak hanya itu, RSUD Cut Nyak Dhien kini juga mendapatkan dua unit ambulans baru yang akan mendukung proses rujukan pasien, khususnya menuju Banda Aceh apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Fasilitas lainnya yang turut diperkuat adalah Gedung Kris dengan kapasitas mencapai 56 tempat tidur. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menampung pasien sekaligus mengurangi keterbatasan ruang perawatan.
Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, RSUD Cut Nyak Dhien juga telah memiliki aplikasi yang memungkinkan masyarakat maupun keluarga pasien mengetahui ketersediaan kamar perawatan secara lebih cepat.
Tarmizi menegaskan, pembenahan RSUD Cut Nyak Dhien akan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah ke depan, baik dari sisi fasilitas maupun peningkatan kualitas pelayanan.
“Insya Allah rumah sakit akan semakin baik. Kita akan sangat fokus pada fasilitas rumah sakit dan juga pelayanan prima,” katanya.
Menurutnya, membenahi rumah sakit bukanlah pekerjaan mudah. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk dukungan dari dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu memperkuat fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap berbagai langkah dan kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Kita membutuhkan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk perusahaan melalui dana CSR-nya untuk membantu rumah sakit daerah. Masyarakat juga harus mendukung setiap langkah dan kebijakan yang kita ambil untuk kepentingan masyarakat. Karena tidak mudah membenahi rumah sakit,” ungkapnya.
Selain melakukan pembenahan sarana dan prasarana, Pemkab Aceh Barat juga memberikan perhatian terhadap sumber daya manusia di RSUD Cut Nyak Dhien.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi, pemerintah memberikan hadiah umrah kepada satu tenaga kesehatan yang dinilai paling teladan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada pasien.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan dedikasi, profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Momentum HUT RI ke-81 di RSUD Cut Nyak Dhien pun tidak sekadar menjadi seremoni peresmian fasilitas, tetapi menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk menghadirkan rumah sakit daerah yang semakin modern, memiliki fasilitas memadai dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles