Aktivis Muda Barat Selatan Aceh Serukan Pengawalan Program MBG, Warga Diminta Tak Terpengaruh Propaganda

Terkini 28 Aug 2026 09:52 2 min read 164 views By Nauval Farabi
Aktivis Muda Barat Selatan Aceh Serukan Pengawalan Program MBG, Warga Diminta Tak Terpengaruh Propaganda
Aktivis sekaligus tokoh muda Aceh Barat Selatan, Putra Nanda M., menyikapi

Share berita ini

ACEH BARAT - Aktivis sekaligus tokoh muda Aceh Barat Selatan, Putra Nanda M., menyikapi secara tegas munculnya berbagai narasi propaganda dan disinformasi yang menyasar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Aceh.


Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh pembentukan opini negatif dan menyerukan pentingnya mengawal program Presiden Prabowo Subianto ini agar berjalan transparan serta tepat sasaran.

Menurut Putra Nanda, program MBG merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pemenuhan gizi anak-anak sekolah, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Aceh Barat Selatan (Barsela). Namun, ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencoba mempolitisasi dan mempropagandakan program tersebut untuk kepentingan tertentu.

"Program Makan Bergizi Gratis ini murni untuk investasi masa depan generasi muda Aceh. Kita tidak boleh membiarkan program Presiden yang sangat baik ini dirusak oleh propaganda, framing negatif, atau hoaks yang menyesatkan publik," tegas Putra Nanda M. dalam pernyataan resminya.

Dalam kesempatan tersebut, Putra Nanda M. menyampaikan tiga poin pengawalan utama yang harus dilakukan bersama oleh masyarakat dan pemuda di Aceh Barat Selatan:

Menangkal Propaganda dan Disinformasi: Mengajak publik cerdas mengolah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memojokkan pelaksanaan MBG di daerah.

Pengawasan Teknis di Lapangan: Mendorong elemen mahasiswa, LSM, dan orang tua wali untuk aktif mengawasi mutu gizi, kelayakan makanan, serta ketepatan distribusi secara objektif dan konstruktif.

Optimalisasi Potensi Daerah: Memastikan penyerapan bahan baku seperti beras, sayur, telur, dan ikan melibatkan langsung petani, nelayan, serta pelaku UMKM lokal Aceh.

Putra Nanda M. menegaskan bahwa mengawal program Presiden bukan berarti bersikap pasif, melainkan bersikap kritis-substansial demi memastikan manfaat program MBG benar-benar dirasakan langsung oleh anak-anak di seluruh pelosok provinsi Aceh serta wilayah Barat Selatan tanpa ada gangguan propaganda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini