Akses Warga Kembali Lancar, Masyarakat Apresiasi PUPR Aceh Barat Bangun Jembatan Baru

Pemerintah 22 Aug 2026 20:16 2 min read 69 views By Nauval Farabi
Akses Warga Kembali Lancar, Masyarakat Apresiasi PUPR Aceh Barat Bangun Jembatan Baru
Pembangunan jembatan baru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)

Share berita ini

ACEH BARAT – Masyarakat Gampong Peunia, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, menyambut baik pembangunan jembatan baru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sabtu (22/8/2026)


Pembangunan jembatan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya untuk mendukung kelancaran mobilitas warga serta aktivitas pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.


Sebelumnya, jembatan yang berada di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah akibat kondisi konstruksi yang telah lapuk dimakan usia. Kerusakan itu membuat jembatan tidak lagi dapat dilintasi dan sempat mengganggu aktivitas harian masyarakat.


Kini, pemerintah daerah merespons kondisi tersebut dengan membangun jembatan baru yang lebih kokoh dan permanen. Pembangunan yang dilaksanakan melalui Dinas PUPR Aceh Barat tersebut saat ini terus dikebut dan telah memasuki tahap pengecoran.


Salah seorang masyarakat Siti, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah, terutama Dinas PUPR Aceh Barat, yang dinilai telah menindaklanjuti kebutuhan warga terhadap akses infrastruktur yang aman dan layak.


“Kita sangat mengapresiasi pemerintah, khususnya PUPR Aceh Barat, karena jembatan yang rusak ini akhirnya dibangun kembali. Selama ini kondisi jembatan lama sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi digunakan,” ujar Siti.


Menurut warga, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi salah satu akses yang menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain untuk mobilitas warga, jembatan juga dibutuhkan untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan dari kawasan tersebut.


Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan pembangunan jembatan baru dilakukan karena kondisi jembatan sebelumnya sudah mengalami kerusakan dan tidak memungkinkan untuk kembali digunakan.


“Ya bang, kita bangun baru karena jembatan sebelumnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi,” ujar Beni dikutip dari metrozone.net.


Beni menjelaskan, proses pembangunan saat ini terus dipacu dan telah memasuki tahap pengecoran. Pihaknya berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga jembatan tersebut dapat segera difungsikan oleh masyarakat.


Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya mengembalikan konektivitas antardesa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.


“Harapan kita dengan hadirnya jembatan yang lebih kokoh dan permanen, infrastruktur vital ini diproyeksikan tidak hanya memulihkan konektivitas antardesa, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga serta mampu mendongkrak pertumbuhan roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Kaway XVI secara berkelanjutan,” pungkas Beni.


Dengan adanya pembangunan tersebut, masyarakat berharap jembatan baru dapat segera selesai dan digunakan, sehingga aktivitas warga yang sebelumnya terkendala akibat kerusakan jembatan dapat kembali berjalan normal.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini