21 Tahun Damai Aceh, KP2ALA Agara Desak DPR RI Segera Sahkan Provinsi ALA

Terkini 15 Aug 2026 18:37 2 min read 70 views By Redaktur Yusuf
21 Tahun Damai Aceh, KP2ALA Agara Desak DPR RI Segera Sahkan Provinsi ALA
ACEH TENGGA– Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh harus jadi cermin. Bukan sekadar mengenang berakhirnya konflik, tapi komitmen bersama menjaga damai y...

Share berita ini

ACEH TENGGA– Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh harus jadi cermin. Bukan sekadar mengenang berakhirnya konflik, tapi komitmen bersama menjaga damai yang sudah 2 dekade lebih dirasakan.

Pesan tegas itu disampaikan Ketua Harian KP2ALA Aceh Tenggara sekaligus Ketua PeTA Aceh Tenggara, Nawi Sekedang, saat zikir bersama di Aceh Tenggara,Sabtu (15/8/2026).

Nawi menegaskan zikir bersama adalah ikhtiar doa agar Aceh tetap aman dan terhindar dari musibah.

“Kita sudah 21 tahun merasakan kedamaian. Jangan sampai perdamaian yang telah kita jaga bersama kembali terusik oleh tindakan yang berpotensi memancing gejolak,” tegasnya.

Ia menyorot adanya pengibaran bendera bulan bintang di tengah acara zikir. Bagi Nawi, itu bentuk provokasi yang tidak pada tempatnya.

“Kita sedang dalam masa pemulihan dari berbagai bencana. Jangan menambah luka yang lain. Kalau ada sekelompok orang melakukan tindakan yang berpotensi memancing kembali gejolak, tentu ini sangat kita sayangkan,” ujarnya

Di momentum yang sama, Nawi menuntut Komisi II DPR RI dan Pemerintah Pusat segera memberi kepastian hukum pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).

“Sekali lagi kami meminta Komisi II DPR RI dan Pemerintah RI agar secepatnya mengesahkan undang-undang pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara. Ini solusi agar pembangunan di Aceh dapat lebih merata,” katanya.

Menurutnya, ketimpangan akses adalah bukti nyata. Wilayah timur Aceh menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang warganya harus melewati provinsi lain untuk ke ibu kota provinsi.

“Tidak ada provinsi di Indonesia, kalau masyarakatnya ingin menuju ibu kota provinsi harus melalui provinsi lain, selain kondisi yang kami rasakan di daerah ini. Aspirasi pemekaran ini adalah soal pemerataan dan pelayanan,” pungkasnya.

Nawi menegaskan perjuangan ALA ditempuh secara konstitusional dan tetap dalam bingkai NKRI.

“Yang kita inginkan bukan konflik. Justru kita ingin pembangunan, kesejahteraan dan pelayanan masyarakat semakin baik,” tutupnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini