Wujudkan Desa Sehat, Bank Aceh Syariah Serahkan Bantuan Jamban di Lawe Pinis
ACEH TENGGARA– Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane menyerahkan bantuan pembangunan jamban sehat kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Aceh Tenggara.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, sebagai upaya mendukung peningkatan akses sanitasi layak sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, dan diterima langsung oleh Kepala DPPKB Kabupaten Aceh Tenggara, dr. Nurlela, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Perwakilan Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan sanitasi.
“Kami ingin hadir membantu pemerintah dalam mewujudkan desa sehat dan bebas buang air besar sembarangan,” ujar perwakilan Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane.
Sementara itu, Kepala DPPKB Aceh Tenggara, dr. Nurlela, mengapresiasi kepedulian Bank Aceh Syariah yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan sanitasi yang layak memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga, mencegah penyakit berbasis lingkungan, serta mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting.
“Jamban sehat bukan sekadar fasilitas. Ini investasi kesehatan untuk anak-anak kita di Lawe Pinis,” tegas Nurlela.
Ia menjelaskan, pembangunan jamban sehat tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Program ini membuka ruang bagi berbagai pihak dan mitra untuk berperan sebagai orang tua asuh dalam membantu keluarga berisiko stunting, baik melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi maupun pembangunan akses sanitasi yang sehat dan layak.
“Program ini mengajak para mitra untuk bersama-sama menjadi orang tua asuh dalam upaya mencegah stunting. Bantuan tidak hanya dalam bentuk nutrisi, tetapi juga dapat berupa pembangunan akses sanitasi yang sehat bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Kadis DPPKB Aceh Tenggara dr Nurlela berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses sanitasi layak.
Selain pembangunan fasilitas, edukasi dan pendampingan kepada masyarakat juga akan terus dilakukan agar jamban sehat dapat dimanfaatkan serta dirawat dengan baik.
DPPKB akan terus bergerak untuk mempromosikan gerakan orang tua asuh cegah stunting di tengah-tengah masyarakat
"Agar semakin banyak keluarga yang beresiko stunting yang terbantu dan mencegah stunting di tingkat keluarga,"sebutnya.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan Desa Lawe Pinis semakin sehat, bersih, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan, sekaligus mendukung terciptanya generasi Aceh Tenggara yang sehat dan bebas stunting, harapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles