Asah Kompetensi di Pemerintahan, 2 Mahasiswa Syariah UIN Lhokseumawe OJT di BKAD Aceh Utara

Pendidikan 28 Aug 2026 10:19 2 min read 117 views By Redaktur Yusuf
Asah Kompetensi di Pemerintahan, 2 Mahasiswa Syariah UIN Lhokseumawe OJT di BKAD Aceh Utara
Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melepas 2 mahasiswa untuk mengikuti On the Job Training (OJT)

Share berita ini

ACEH UTARA – Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melepas 2 mahasiswa untuk mengikuti On the Job Training (OJT) di Badan Keuangan dan Aset Daerah [BKAD] Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan berlangsung 20 Agustus sampai 19 Oktober 2026.


OJT ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa agar tidak hanya paham teori, tapi juga praktik langsung di lingkungan pemerintahan.


Dua mahasiswa yang mengikuti OJT yaitu: 

- Rivaldi Saputra Jurusan Hukum Tata Negara (HTN).

- Fazira Fatahul Umara Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES).


Keduanya didampingi Dr. Zulhamdi, MA selaku Supervisor OJT Fakultas Syariah. 


Pada hari pertama, mahasiswa diantar ke BKAD dan diterima langsung oleh Kepala BKAD Aceh Utara Nazar Hidayat, SE., MA. Setelah perkenalan, keduanya diarahkan ke bidang penempatan masing-masing.


Rivaldi Saputra ditempatkan di Bidang Perbendaharaan dengan pembimbing lapangan Muchtaruddin, SE. Fazira Fatahul Umara ditempatkan di Bidang Anggaran dengan pembimbing lapangan Teuku Haviz, SE., M.S.M.


Rivaldi Saputra mengatakan, Hukum Tata Negara dan Perbendaharaan

Bagi Rivaldi, OJT di Perbendaharaan menjadi ruang belajar tentang bagaimana kewenangan pemerintahan daerah dijalankan secara administratif. 


Ia mempelajari alur pencairan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban keuangan daerah. 


“Ini penting untuk memahami prinsip tata kelola pemerintahan yang baik di lapangan,” ujar Rivaldi, kepada beritaacehterkini.com, Jumat (28/8/2026).


Fazira Fatahul juga mengatakan, Hukum Ekonomi Syariah dan Anggaran

Sementara Fazira di Bidang Anggaran belajar tentang perencanaan, penganggaran, dan prinsip pengelolaan keuangan. 


Nilai-nilai HES seperti keadilan, transparansi, amanah, dan akuntabilitas menjadi dasar dalam memahami APBK. 


“Pengelolaan anggaran harus tertib dan bertanggung jawab. Itu sejalan dengan nilai syariah,” kata Fazira.


Fakultas Syariah berharap OJT ini melahirkan lulusan yang siap kerja, paham sistem, dan berintegritas. 


Sementara BKAD Aceh Utara menyambut baik kehadiran mahasiswa. “Kami terbuka untuk mahasiswa belajar. Semoga ilmunya bisa bermanfaat dan diterapkan saat kembali ke masyarakat,” ujar Nazar Hidayat.


Dengan terjun langsung selama 2 bulan, mahasiswa diharapkan memahami alur birokrasi, administrasi, dan pengelolaan keuanga

n daerah secara nyata, tutupnya.



Rilis: Rivaldi Saputra

Fazira Fatahul Umara 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini