Panen Lele Perdana, Disabilitas Aceh Barat Buktikan Mampu Mandiri Secara Ekonomi

Pemerintah 12 Sep 2026 21:53 • 2 min read • 64 views • By Nauval Farabi
Panen Lele Perdana, Disabilitas Aceh Barat Buktikan Mampu Mandiri Secara Ekonomi
ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra, Ruswaidi, menghadiri panen perdana ikan...

Share berita ini

ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra, Ruswaidi, menghadiri panen perdana ikan lele Sangkuriang hasil budidaya kelompok disabilitas di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh Barat, Sabtu (12/9/2026).


Budidaya ikan lele tersebut merupakan salah satu program pemberdayaan yang didampingi Dinas Sosial Aceh Barat untuk mendorong kelompok disabilitas agar memiliki usaha produktif sekaligus meningkatkan pendapatan secara mandiri.


Bupati Tarmizi mengatakan, pemerintah tidak hanya melakukan penertiban terhadap aktivitas meminta-minta di wilayah Aceh Barat, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi melalui pemberdayaan ekonomi.


“Jadi kita selain menertibkan semua pengemis yang ada di Aceh Barat, langkah kita dari pemerintah adalah membuat usaha seperti ini, budidaya ikan lele. Kemudian akan terus dilakukan pengembangan pada sektor pertanian, peternakan dan UMKM,” ujar Tarmizi.


Menurutnya, program pemberdayaan tersebut diharapkan dapat memberikan sumber pendapatan yang lebih baik bagi penyandang disabilitas di Aceh Barat. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong agar kelompok disabilitas memiliki kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.


Tarmizi juga menegaskan bahwa penyandang disabilitas di Aceh Barat harus diberikan ruang untuk berkembang dan memperoleh penghasilan melalui usaha produktif, sehingga tidak bergantung pada aktivitas meminta-minta.


Ia menyebutkan, pihaknya bersama Dinas Sosial dan Satpol PP saat ini terus melakukan penertiban terhadap aktivitas mengemis yang dilakukan oleh orang-orang dari luar daerah.


“Di Aceh Barat semua disabilitasnya kompak dan rajin. Tidak ada yang meminta-minta. Yang selama ini ada di sini itu dari luar daerah,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Tarmizi juga mengungkapkan bahwa hasil panen perdana ikan lele kelompok disabilitas telah dipesan seluruhnya oleh pemilik usaha katering.


Ke depan, ia menginstruksikan agar ikan lele hasil budidaya kelompok disabilitas juga dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap usaha kelompok tersebut.


Sementara itu, Ketua Kelompok Disabilitas Aceh Barat, Idrus Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Aceh Barat yang telah memberikan dukungan terhadap program budidaya ikan lele tersebut.

“Kami berharap ke depan hasil panen bisa lebih meningkat lagi. Kami dari kaum disabilitas juga memohon agar program ini dapat terus berlanjut dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Idrus.


Ia menambahkan, kelompok disabilitas Aceh Barat mendukung langkah pemerintah dalam menertibkan aktivitas meminta-minta, khususnya yang dilakukan oleh penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas perlu diarahkan dan diberikan kesempatan untuk memperoleh penghasilan melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini